Anomali Karhutla di Sumsel, Kucing-kucingan dengan Petugas hingga Lahan Mendadak Rata dengan Alat Berat
Tim Satuan Tugas (Satgas) darat Manggala Agni menemukan sejumlah kejanggalan dalam pola kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Di sejumlah lokasi, petugas menduga pembakaran dilakukan untuk membuka atau memperluas lahan perkebunan.
Pola tersebut terlihat di beberapa daerah, mulai dari aksi bakar lahan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi hingga lahan yang ditemukan sudah rata setelah terbakar dan siap ditanami kembali.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan, pola pembakaran di setiap daerah memiliki karakteristik berbeda.
Di Kabupaten Ogan Ilir, misalnya, petugas kerap menghadapi pelaku pembakaran yang beraksi pada waktu tertentu untuk menghindari pengawasan. Sementara di Muara Enim, pembakaran diduga berkaitan dengan upaya membersihkan lahan untuk perluasan kebun.
Adapun di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), petugas menemukan lahan yang sudah rata dan siap ditanami setelah terbakar. Lokasi tersebut berada tepat di samping perkebunan sawit yang tidak ikut terbakar.
Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/10/13/151609278/anomali-karhutla-di-sumsel-kucing-kucingan-dengan-petugas-hingga-lahan
@indonesia@fedigroups.social #indonesia #wildfire #karhutla
Tim Satuan Tugas (Satgas) darat Manggala Agni menemukan sejumlah kejanggalan dalam pola kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Di sejumlah lokasi, petugas menduga pembakaran dilakukan untuk membuka atau memperluas lahan perkebunan.
Pola tersebut terlihat di beberapa daerah, mulai dari aksi bakar lahan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi hingga lahan yang ditemukan sudah rata setelah terbakar dan siap ditanami kembali.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan, pola pembakaran di setiap daerah memiliki karakteristik berbeda.
Di Kabupaten Ogan Ilir, misalnya, petugas kerap menghadapi pelaku pembakaran yang beraksi pada waktu tertentu untuk menghindari pengawasan. Sementara di Muara Enim, pembakaran diduga berkaitan dengan upaya membersihkan lahan untuk perluasan kebun.
Adapun di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), petugas menemukan lahan yang sudah rata dan siap ditanami setelah terbakar. Lokasi tersebut berada tepat di samping perkebunan sawit yang tidak ikut terbakar.
Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/10/13/151609278/anomali-karhutla-di-sumsel-kucing-kucingan-dengan-petugas-hingga-lahan
@indonesia@fedigroups.social #indonesia #wildfire #karhutla